Oleh: zacyoc | Juni 28, 2009

Info Terkini

z@cyoc

z@cyoc

REALITA PENDIDIKAN INDONESIA

Pendidikan merupakan hal yang penting dalam pembangunan karena tanpa pengetahuan sebuah negara tak akan maju. Namun kenyataanya tidak semua rakyat Indonesia dapat menikmati pendidikan sebagaimana mestinya. Jutaan anak putus sekolah bahkan sampai tahun 2000, lebih dari enam juta jiwa anak usia sekolah tidak mampu menyelesaikan pendidikan tingkat dasar, ribuan gedung sekolah ambruk bahkan digusur, mafia pendidikan merajalela, serta jutaan anak yang bahkan tidak bersekolah lantaran orang tua mereka tidak mampu sehingga takut menyekolahkan anak-anak mereka. Ada apa gerangan dengan pendidikan di negri ini? Apakah negara belum mengatur masalah ini? Ataukah ulah pejabat sekarang yang berkhianat dari aturan yang ada? Sebenarnya sejak didirikanya negara ini sudah dibuat aturan mengenai pendidikan, yaitu pada Pancasila, pembukaan UUD 1945 alinea 4 serta pasal 31 UUD 1945. Dalam Pancasila sila kelima yang berbunyi “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” telah menerangkan bahwa seharusnya setiap warga negara Indonesia memeroleh pendidikan. Sedangkan pendidikan merupakan jalan untuk mencapai salah satu tujuan negara yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa seperti terdapat pada pembukaan UUD 1945 alinea keempat.Dalam pasal 31 UUD 1945 ayat 1 menjelaskan tentang hak warga negara atas pendidikan. Ayat ini berarti warga negara tidak perlu terbebani oleh pendidikan. Namun kenyataanya banyak warga negara Indonesia yang putus sekolah seperti yang diutarakan penulis sebelumnya.

Dalam ayat 2 disebutkan bahwa pemerintah wajib membiayai pendidikan. Adakah terlaksana? Kenyataanya pendidikan masih menjadi beban masyarakat. Pendidikan di Indonesia belum sepenuhnya gratis.Sedangkan ayat 3 menerangkan bahwa negara menyelenggarakan sistem pendidikan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun apakah sistem yang berulang kali dirombak ini telah mencapai kesuksesan? Bicara sistem, seorang peneliti pendidikan menemukan bahwa rata-rata setiap murid SD mulai kelas 3 sampai 6 dalam kurun waktu empat bulan mempelajari buku-buku yang bila ditimbang beratnya 43 kilogram. Bayangkan, apakah ini sistem yang mencerdaskan? Justru menambah pengeluaran para orang tua.Dalam ayat 4 menyatakan bahwa negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari APBN. Seharusnya dengan angka seperti itu pendidikan di Indonesia dapat lebih maju daripada sekarang.Namun faktanya di setiap daerah terdapat otonomi daerah yang Memiliki kebijakan untuk memotong subsidi pendidikan.Ayat 5 menerangkan bahwa pemerintah memajukan IPTEK dengan nilai-nilai agama dan persatuan bangsa. Ayat ini bermaksud bahwa sistem pendidikan tidak akan memecah persatuan bangsa. Realitanya semakin kompleksnya sistem yang dibuat pemerintah justru mengakibatkan individualitas bertambah. Betapa tidak, setiap sekolah hanya dituntut nilai yang berupa angka bagi output sekolahnya. Akibatnya setiap murid disibukan dengan berbagai jenis bimbingan belajar ataupun les.

Di sisi lain ribuan kasus tawuran antar pelajar masih mewarnai dunia pendidikan di Indonesia. Inikah persatuan?Membahas masalah – masalah pendidikan yang ada seharusnya kita juga memikirkan juga solusinya. Yang petama adalah merealisasikan anggaran pendidikan sebesar 20 % dari APBN. Hal ini mengantisipasi adanya penyelewengan anggaran. Kedua, seharusnya pemerintah menarik pajak dari perusahaan – perusahaan swasta untuk dialokasikan ke pendidikan. Ketiga, seharusnyapemerintah lebih gencar dan tegas bagi oknum-oknum yang menjadi mafia pendidikan. Keempat, jika memang pemerintah tidak mampu sebaiknya rakyat turun tangan dengan cara turut berkontribusi dalam penyelenggaraan pendidikan. Sebuah negara semestinya memerhatikan masalah pandidikan. Kebodohan hanya akan mengakibatkan sebuah negara semakin terpuruk. Penulis berharap agar suatu saat nanti Indonesia dapat merealisasikan pendidikan yang dapat dinikmati semua rakyat Indonesia. Tentunya hal tersebut dapat dicapai apabila seluruh rakyat dan juga para penyelenggara negara memahami secara menyeluruh dan mengamalkan Pancasila dan UUD 1945.Kompas 18 November 2000Sebanyak 400 gedung sekolah di DKI Jakarta rusak. Gedung-gedung itu tidak pernah direhabilitasi sejak dibangun. Namun, pada tahun 2008, APBD DKI Jakarta hanya menganggarkan dana untuk melakukan perbaikan total atas 21 sekolah.Anggaran pendidikan terbagi untuk berbagai subsidi dan bantuan.

Oleh: Ferdinandus Bamulki Sumber:http://musangiseng.blogspot.com

Partikel Nano Dianggap Merusak Paru-Paru

Sejumlah ilmuwan di Cina menemukan fakta bahwa partikel nano yang terdapat dalam obat-obatan untuk keperluan medis kemungkinan merusak paru-paru manusia. Dalam artikel di sebuah jurnal berjudul The Journal of Molecular Cell Biology, para ahli mengatakan partikel nano dalam obat jenis Polyamidoamine dendrimers (PAMAMs) memicu satu sel mati dalam tubuh bernama autophagic sehinggaDiduga kuat menyebabkan kerusakan paru-paru. Dalam sebuah percobaan, para ilmuwan mengamati beberapa tipe PAMAMs membunuh sejumlah sel paru-paru manusia. Namun, mereka tidak dapat menjelaskan secara detail cara sel-sel tersebut mati. Dalam percobaan selanjutnya, serum penghambat sel mati disuntikkan ke dalam tubuh tikus yang mengalami kerusakan paru-paru. Alhasil, serum tersebut mampu memperbaiki secara signifikan kerusakan pada organ pernapasan dan meningkatkan persentase kelangsungan hidup tikus.Ahli biologi Chinese Academy of Medical Sciences di Beijing, Cina, Chengyu Jiang mengatakan keberhasilan ini adalah langkah awal yang baik dalam perjuangan mencari cara terbaik dalam mencegah kerusakan paru-paru pada manusia. Adapun teknologi nano adalah teknologi yang sedang marak digunakan belakangan ini. Selain obat-obatan, teknologi ini juga digunakan dalam berbagai produk olahraga, kosmetik, otomotif, dan elektronik.

Oleh: zacyoc | Juni 7, 2009

YEPMUM

My heart oksibil
hmmm… mungkin tidak semua orang di luar papua yang mengetahui kota oksibil,yang adalah jantung kota Kabupaten Pegunungan Bintang.Seperti apa kota ini? Oksibil adalah sebuah kota kecil… atau lebih simple disebut sebuah desa kecil di tengah hutan belantara papua…. desa kecil inilah yang dijadikan ibukota kabupaten pemekaran Pegunungan Bintang. Kabupaten Pegunungan Bintang terletak di daerah pegunungan tengah Papua dan berbatasan dengan Papua New Guinea di sebelah timurnya.Sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Boven Digul (sebelumnya Kabupaten Merauke),Sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Kerom (sebelumnya kabupaten Jayapura).Sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Yaukimo(sebelumnya Kabupaten Jayawiyaya).
Kota Oksibil sedang dibangun.Un

oksibil

tuk membangun kota oksibil menjadi jantung kota kabupaten pegunungan Bintang tidak semudah membalikan telapak tangan, dimana tidak ada jalan akses masuk yang membantu kelancaran pembangunan di kota ini selain jalur dari udara. Membangun daerah berarti berusaha u

ntuk membangun aspek-aspek dasar pembangunan yang beradap.Bukan hanya untuk membangun kota,atau bangunan-bangunan kantor,namun bertanggungjawab membangun SDA dan ADM yang terkandung di daerah tersebut.Tetapi ternyata, ketika orang punya cita-cita… suatu hal yang

kelihatannya mustahil menjadi mung kin.
jasa trasportasi udara ke oksibil melalui pesawat Pelita Air milik PT. Avia Papua.pesawat ini melayani rute penerbangan Oksibil Jayapu

ra sebanyak tiga kali untuk satu hari kalau cuaca cerah.lamanya penerbangan untuk menempuh kota oksibil dari bandara udara Sentani adalah 45″bahkan sampai 1 jam.Kapasitas penumpang pesawat Pelita Air adalah 30 orang.Harga tiket pesawat Pelita Air adalah 1,5 juta(tidak termasuk bagasi).
Diposkan oleh Ferdina

ndus zacyoc Bamulki di 17:17 0 komentar
Label: my heart

oksibil

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.